Memaparkan catatan dengan label ayah. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label ayah. Papar semua catatan

Khamis, November 04, 2010

Untuk kamu lelaki!

Assalamualaikum w.b.t


Saya sangat terasa bila memikirkan peranan wanita hari ini. Nampak gaya macam jauh berat dari lelaki. Baik di pejabat mahuipun di rumah peranan wanita berkembang dengan pesatnya kadang2 melampaui kemampuan dan kudrat wanita itu sendiri. Unsur manipulasi dan diskriminasi masih ada dimana-mana.

Namun betapa beratpun tanggungjawab seorang wanita, hatta dia seorang surirumah, ibu, pekerja, boss, kuli, cleaner, penyelia, penguasa namun dengan kudrat terhad itulah dia mampu berperanan sehingga dikatakan mampu menggoncang dunia....

Cuma kadangkala kelaki terlupa bahawa wanita itu yang dipimpin, yang dibuat dari tulang rusuk lelaki, yang perlukan dokongan dan nasihat, yang perlukan belaian dan sama2 memikul tanggungjawab dengan lelaki meletakkan  dahulu asas tanggungjawab mereka, dan barulah wanita dengan senang hati menggalas tanggungjawab mereka sesuai yang digariskan agama....

Namun hari ni nampak gayanya tanggungjawab wanita sama berat dan dalam kes-kes tertentu lebih berat pula, lelaki kian banyak lemak dan kian meletakkan macam2 beban dan peranan atas bahu wanita kerana wanita secara fitrahnya ada naluri yang mendorong mereka untuk mengasihani dan membantu selagi berdaya sungguhpun daya yang sikit itulah pun yang ada....sampai tahap kadang2 mereka  dimanipulasi...

Lelaki, kadang2 untuk dibenci sentiasa ada ruangnya, namum untuk dicintai pula lebih besar ruangnya kerana wanita dan lelaki itu saling melengkapi ...sewajarnya begitulah, namun dunia hari ini kadang2 wanita yang melengkapkan dunia lelaki sebaliknya lelaki pula banyak yang menyemakkan dunia dan hati wanita....banyak buat masalah, buat wanita makan hati dan buat anak2 memberontak pada ayah, anak2 lelaki menjadikan mak bapak tak senang tidur, dan lelaki juga yang menjahanamkan ramai anak2 dara orang tanpa rela....

Wah hari ni lepas rasa geram kat lelaki....sambil tu saya titipkan tulisan tentang tanggungjawab ayah pada anak-anak yang mana ramai lelaki hari ni dah terlupa (tak dibafikan ramai juga yang bertanggungjawab, saya tulis ni khas utk bacaan merka yang terlupa tanggungjawab mereka), kalau nak kutuk lelaki ni banyak point...tapi cukuplah utk halwa mata pagi ni....

So, bacakan tulisan ini;


Sangat popular di kalangan masyarakat kita bahwa ibu adalah pendidik dan ayah yang mencari nafkah. Apakah ini benar ? Memang dalam kitab suci Al-Quran, sedikit sekali tuntunan ibu dan bapak kepada anaknya, yang paling banyak adalah kewajiban anak kepada orang tua.




Cinta orang tua kepada anak melebihi cinta anak kepada orang tuanya. Sehingga modal cinta ini yang sebenarnya mendorong untuk selalu berbuat yang terbaik kepada anaknya. Karena itulah Al Quran tidak banyak menuntut ibu dan bapak berbuat kepada anaknya.



Setiap manusia termasuk Nabipun mendambakan anak, seperti Nabi Ibrahim. Orang tua mempunyai anak bukan sekedar untuk dapat mengambil manfaat dari anaknya, bahkan jika dianggap tidak bermanfaat pun, orang tua tetap membutuhkan sang anak. Pokoknya ada anak. Ini kita temukan di beberapa ayat Al-Quran, seperti isteri Firaun menemukan Musa kecil di sungai, berkata di dalam ayat Al-Quran : “ Siapa tahu dia bermanfaat buat kita atau kita angkat dia sebagai anak”.



Itu menunjukkan seorang ayah atau ibu sangat mendambakan anak. Karena dambaannya ini yang demikian besar, tuntunan tidak terlalu banyak dalam Al-Quran.



Mari kita lihat kewajiban ayah kepada anak-anaknya.



Al-Quran menekankan sejak awal, bahwa pilih-pilihlah calon pasanganmu, bukan sekedar sebagai pendamping tapi juga sebagai penerus generasi. Karena itu Nabi bersabda : “Kawinlah dengan wanita yang bisa melahirkan (jangan yang mandul) dan yang menyenangkan kamu”. “Pilih-pilih tempat kamu meletakkan benihmu”. Karena kalau sampai salah pilih, bisa membahayakan generasi selanjutnya. Kalau tanah tempat menanam benih gersang, tidak akan ada gunanya, begitu pula dengan tanah yang penuh hama.



Ini adalah awal langkah dalam mendapatkan keturunan yang baik.



Kita kupas dan lihat lagi ayat AlQuran yang ditujukan pada ayah :



Dalam QS. Al-Baqarah (2) ayat 223 : “Isteri-isteri kamu adalah ladang buat kamu”. Maknanya apa ? Siapa yang menentukan jenis kelamin anak ? Betul memang Allah yang menentukan tapi Allah tentukan jenis kelamin anak melalui satu sistem. Siapa yang menentukan ini tomat atau apel ? Siapa yang menentukan jenis buah yang ditanam ? Tentu petani. Maka ketika Al-Quran berkata “Isteri-isteri kamu adalah ladang buat kamu”, otomatis para ayah adalah para petani. Jadi siapa yang menentukan jenis kelamin anak ? Tentunya adalah ayah.



Kita lihat petani, supaya dia bisa mendapatkan buah yang baik, dia harus bersihkan ladang, dia harus mengairi ladang. Setelah berbuahpun, dia tetap harus perhatikan ladang, diberinya pupuk ladang tersebut. (Jangan pula ladang tersebut dituntut untuk terus menerus berproduksi, beri jeda sebagaimana ada jeda agar ladang siap untuk ditanami kembali). Setelah buah dipetikpun, harus dibersihkan sebelum dibawa ke pasar. Supaya buah ini jika dijual mendapatkan harga jual yang memuaskan, ataupun kalau buah itu hendak dimakannya maka dia dapat menikmatinya dengan lezat. Itulah tugas bapak, jadi petanilah Anda, jangan jadi ladang.



Perhatikanlah isteri, jangan sampai ada hama di sana atau kotoran yang mengganggu. Begitu dia hamil, perhatikanlah. Begitu dia melahirkan, tetap perhatikan dan pelihara.



Perlu kita lihat beberapa hal tentang kewajiban ayah :



1. Begitu anak lahir, ayah dituntun untuk meng-adzankan anaknya di telinga kanan, dan qomat di telinga kiri. Apa maknanya ini ? Kalaupun anak belum mampu mendengarkan dengan baik, paling tidak, itu sudah menggambarkan bahwa ayah berusaha menanamkan nilai-nilai tauhid kepada anak. Ayah sudah mendidik anak. Disini jelas tugas ayah sudah mendahului ibu.



2. Masyarakat kita terutama di pedesaan mempunyai sedikit kekeliruan. Nabi pernah didatangkan seorang anak yang baru lahir, kemudian Nabi mengambil kurma, mengunyah kurma itu, lalu menggosok kurma tersebut ke bibir atau langit-langit mulut anak tersebut. Di beberapa daerah menerapkan seperti ini, namun sayang keliru. Seperti kita ketahui, disini (Indonesia) tidak banyak kurma, kalaupun ada kurma setelah berlalu bulan Ramadhan sehingga kurma-kurma kita sudah kering. Mereka pikir bayi itu harus diberi makan kurma. Kurma yang sudah keras, dimasukkan dulu ke dalam cuka. Ini keliru apalagi bayi belum kuat mencerna cuka dan memakan kurma. Sebenarnya Nabi tidak mengajarkan seperti ini. Bahwa bayi-bayi yang baru lahir ini telah terputus sumber makanannya dari ibunya sehingga boleh jadi dia kekurangan zat gula dan kalori. Sehingga Nabi ketika itu mengoleskan kurma, yang kaya mengandung zat gula dan kalorinya yang sangat tinggi, kepada bayi. Dengan demikian cairan zat gula yang ada pada kurma dapat diserap oleh bayi. Kesalahan masyarakat adalah menganggapnya Nabi memberi makan korma kepada bayi, padahal Nabi tidak memberi makan kurma tapi memberikan cairan zat gula kurma itu dengan cara mengoleskan saja kurma yang sudah dikunyah agar dapat masuk ke dalam mulut sang bayi.

Terlihat dari contoh Nabi tersebut, Nabi mengajarkan bahwa mendidik kepada anak juga diberikan secara fisik dan memperhatikan kesehatan anak disamping mendidiknya secara mental dan spiritual.



Ada pula ayat Al-Quran dalam QS. Al-Israa (17) ayat 31 : “Jangan bunuh anak-anak kamu”. Jangan membunuh anak itu bukan hanya berarti merenggut nyawanya, tapi juga jangan membunuhnya secara mental.



Keliru sekali lagi anggapan bahwa ibu adalah pendidik, dan ayah lepas tangan. Yang benar adalah ayah ikut berkewajiban mendidik anak. Bahkan di dalam Al Quran banyak merekam bahwa kewajiban mendidik anak justru dari bapak. Seperti kisah Luqmanul hakim dalam Surat Luqman (31) ayat 13: ”Berkata Luqman kepada anaknya, “Wahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya syirik adalah dosa yang besar”. Di sini jelas, terlihat ayah mendidik anak.



Kita baca lagi Nabi Ya’qub mendidik anaknya, ditemui dalam QS. Al-Baqarah (2) ayat 133 : “Siapa yang akan kamu sembah setelah aku (meninggal) ?” . Jadi ayah bertugas mendidik anak.



3. Memberi nama kepada anak-anaknya. Ada yang keliru dalam budaya masyarakat kita, yaitu anggapan bahwa ketika bayi lahir, kata pertama yang ayah lihat di dalam Al-Quran itulah menjadi nama anaknya. Jika dilihat kata “wasyarikatu” maka namanya dinamakan “Syarik” padahal artinya pencuri. Bukan dengan begitu cara memberi nama. Nama itu adalah doa dan keinginan seseorang agar anaknya meneladani tokoh yang namanya diambil. Sewaktu anak diberi nama Muhammad, maka anaknya diharapkan mau meneladani Nabi Muhammad. Nama juga bisa mempengaruhi anaknya. Jika nama anaknya jelek, bisa membuat anak minder.



4. Hari ketujuh, kewajiban ayah untuk meng-aqiqahkan anaknya. Menyembelih kurban untuk anak, sebagai tanda bersyukur atas kehadiran anak, tanda bersedia juga demi karena Allah dalam rangka melaksanakan tuntunan2 Allah.



Itu tugas ayah, di awal-awal dimana anak masih bayi dan masih banyak lagi tuntunan2 ayah dalam mendidik anak-anak.



Al Quran pernah menggambarkan ketika Nabi Ya’qub memberikan kasih sayang yang lebih kepada salah satu anaknya yaitu Yusuf (yang kemudian menjadi Nabi) yang sangat beliau cintai. Anak-anak yang lain merasakan perbedaan kasih sayang tersebut. Ayahnya membedakan mereka dengan Yusuf. Apa yang terjadi kemudian ? Suatu malapetaka yang dialami oleh Yusuf. Nabi Ya’qub saking cintanya kepada Yusuf, secara tidak sadar beliau berbohong menurut sebagian ulama. Ketika saudara-saudara Yusuf yang sudah menaruh rasa benci kepadanya, akan membawa Yusuf untuk bermain. Ayahnya (Nabi Ya’qub) menjawab, jangan nanti takut dimakan serigala. Hal ini diabadikan dalam QS Yusuf (12) ayat 13-17. Padahal kita tahu, bahwa serigala tidak makan orang/manusia. Tetapi saking cintanya, lahir ucapan ini dari Nabi Ya’qub, dan secara tidak sadar dia telah mengajarkan kepada anak-anaknya berbohong. Terbukti, ketika akhirnya Yusuf dijerumuskan ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya, dan ketika ayahnya menanyakan kemana Yusuf ? Anak-anaknya menjawab bahwa Yusuf telah dimakan oleh serigala.



Peristiwa Nabi Ya’qub ini menjadi pelajaran bagi kita, karena ada orang-orang yang saking cintanya kepada anak, maka mereka secara tidak sadar telah mengajarkan anaknya berbohong.



Ada pula orang tua yang mendidik anaknya menjadi minder. Sebagai contoh, ada orang yang mempunyai 2 anak yang tidak berbeda jauh umurnya. Ketika naik kereta, salah satu anaknya tidak dibelikan tiket karena nanti akan dipangku, namun yang satu lagi dibelikan tiket sehingga mendapat tempat duduk tersendiri. Secara tidak sadar, sang ayah telah mendidik dengan cara yang keliru yaitu dengan menanamkan rasa minder, rasa tidak berharga kepada anak yang tidak dibelikan tiket tersebut. Anak itu merasa dirinya tidak diberikan hak yang sama sebagaimana saudaranya padahal sebaya dengannya. Secara tidak langsung, sang anak tertanam rasa minder. Itu karena egoisme ayahnya.




Anak sejak kecil sudah mempunyai perasaan sehingga perlakuan orang tuanya dapat berpengaruh sampai dia dewasa. Sebagian besar dari kompleks-kompleks kejiwaan (rasa minder dsb) disebabkan adalah perlakuan orang tua atau lingkungan sekitarnya ketika orang tersebut masih kecil.



Itulah sebagian kewajiban-kewajiban ayah dalam mendidik anak disamping kewajiban utamanya adalah memberi nafkah kepada keluarganya.



Terkadang kita menuntut anak untuk dapat berbakti kepada orang tuanya namun kita sering lupa bahwa kita mempunyai kewajiban mendidik sang anak.



Pertanyaan :

1. Bagaimana dengan budaya patriarkat yang berkembang di masyarakat kita ? bagaimana agar peran ibu menjadi jelas begitu juga peran bapak menjadi jelas ?



Justru kita saat ini ingin meluruskan hal ini dimana bukan hanya kewajiban ibu saja mendidik anak namun juga menjadi kewajiban bapak. Ibu tetap memiliki tanggung jawab terhadap mendidik anak, seperti penyusuan terhadap anak. Sebenarnya ketika AlQuran berbicara tentang penyusuan maka diperintahkannya musyawarah antara ayah dan ibu. Perintah bermusyawarah dalam AlQuran ditemukan dalam urusan masyarakat dan juga urusan keluarga. Jadi pembagian kerja bapak ibu tidak sedemikian kaku. Harus ada kerjasama antara ibu dan bapak. Tidak ada salahnya pula, jika ibu boleh membantu ayah dalam mencari nafkah, asal telah ada musyawarah diantara keduanya.



2. Bagaimana kekerasan dalam rumah tangga yang biasanya dilakukan oleh Ayah ? bagaimana menguranginya ?



Kekerasan dimanapun terjadi jika tidak ada komunikasi yang sehat sehingga tidak dicapai kesepakatan yang baik. Seorang anak harus pandai mengkomunikasikan kehendaknya kepada pihak lain. Kesulitan kita terkadang sering terjadi kalau tingkat pendidikan terlalu jauh, katakanlah ayahnya pintar ibunya tidak pintar. Karena itu, perkawinan diperlukan adanya equality (kesetaraan) supaya bisa berdiskusi/bermusyawarah. Kekerasan yang dilakukan ayahnya boleh jadi disebabkan ayahnya tidak pandai mengkomunikasikan manfaatnya tentang apa yang diinginkannya kepada ibu atau anaknya, begitu juga sebaliknya. Kekerasan harus kita hindari dengan cara semua permasalahan dimusyawarahkan dan dicarikan jalan keluar yang terbaik untuk semua.



Dan perlu dingatkan kembali, bahwa cinta itu bukan meleburkan kepribadian kita kepada orang lain. Cinta adalah hubungan dua ‘aku’. Ketika anda sudah memaksakan kehendak anda kepada orang lain, maka anda tidak mencintai dia. Ayah punya kepribadiannya, ibu mempunyai kepribadiannya sendiri pula begitu juga dengan anak, nah tinggal bagaimana ini bisa dikomunikasikan dengan baik.



Sekali lagi perlunya kesetaraan dalam perkawinan agar supaya bisa berdiskusi/bermusyawarah. Alangkah baiknya kalau budayanya sama sudah bisa mengurangi ketegangan. Semakin banyak perbedaan semakin besar peluang adanya ketegangan. Bisa dibayangkan jika prinsip hidupnya masing-masing pasangan sampai berbeda, agamanya berbeda, latar pendidikannya berbeda, budayanya berbeda, ini sulit untuk melakukan komunikasi yang sehat. Jangankan budayanya yang berbeda, hal-hal yang kecil seperti yang satu senang pedas yang lainnya tidak, bisa menimbulkan percekcokan. Jadi semakin dekat semakin baik.



3. Tadi disebutkan bahwa ‘isteri-isteri adalah sebagai ladang kita’, sedangkan ayah menjadi petani, yang berperan banyak menyemai sampai memelihara kembali ladang yang telah berbuah. Terlihat dominan sekali peranan ayah, lalu dimanakah letak kesetaraan tersebut ?



Kalau ladang saja, tanpa petani, tidak akan tumbuh tanaman. Anda punya jarum tidak punya bahan kain, tidak bisa jadi baju. Masing-masing memiliki keistimewaan dan masing-masing membutuhkannya. Jangan Anda anggap bahwa bisa terjadi kesempurnaan seorang pria tanpa wanita. Jangan Anda anggap bahwa wanita bisa sempurna tanpa ada pria. “Sebagian kamu dari sebagian yang lain”, maksudnya adalah sebagian kamu harus bekerjasama dengan sebagian yang lain. Disisi lain, jangan menganggap kuatnya cangkul dan lemahnya relatif tanah, menyebabkan penilaian tanah lebih rendah derajatnya dari cangkul yang kuat. Saya membutuhkan cangkul yang kuat karena saya ingin mendapatkan hasil buah yang baik. Jangan menganggap kuatnya lelaki lebih istimewa daripada lemah lembutnya wanita. Dua-duanya kita butuhkan, kerjasama ini yang kita butuhkan. Jadi tidak ada superioritas. Tidak bakal lahir buah tanpa adanya ladang atau petani saja.



Kesimpulan :

1. Jangan beranggapan bahwa ayah lepas tangan dalam kewajiban mendidik anaknya. Ayah dan ibu bersama-sama berkewajiban mendidik anaknya.

2. Jangan memaksakan nilai-nilai yang dianut ayah terhadap anak, selama nilai-nilai yang ditawarkan sang anak (atau nilai-nilai global sekarang) tidak bertentangan dengan nilai-nilai universal ajaran agama.

3. Jangan anggap kebaktian kepada ayah atau ibu, bertentangan dengan hak-hak kepribadian sang anak. Kehendak ibu dan ayah tidak boleh bertentangan dengan hak-hak anak. Karena itu, kalau seorang wanita dipaksa kawin oleh ayahnya padahal dia tidak setuju maka wanita itu tidak durhaka karena dia tidak mau. Jalan keluarnya adalah masing-masing punya hak veto.




Wassalam

Jumaat, Ogos 22, 2008

Siapakah?

Assalamualaikum w.b.t

Siapakah? <-- terasa dan banyak terkena pd diri sendiri bila baca email ni...
1. Siapakah orang yang sombong?
Orang yang sombong adalah orang yang di beri penghidupan tapi tidak mahu sujud pada yang menjadikan kehidupan itu iaitu Allah Rabbul Aalamin, Tuhan sekelian alam. Maka bertasbihlah segala apa yang ada di bumi dan langit pada TuhanNya kecuali jin dan manusia yang sombong diri.

2. Siapakah orang yang telah mati hatinya?
Orang yang telah mati hatinya adalah orang yang diberi petunjuk melalui ayat-ayat Qur'an, Hadith dan cerita2 kebaikan namun merasa tidak ada apa2 kesan di dalam jiwa untuk bertaubat.

3. Siapakah orang dunggu kepala otaknya?
Orang yang dunggu kepala otaknya adalah orang yang tidak mahu lakukan ibadat tapi menyangka bahawa Tuhan tidak akan menyiksanya dengan kelalaiannya itu dan sering merasa tenang dengan kemaksiatannya.

4. Siapakah orang yang kuat?
Orang yang kuat adalah orang yang dapat menahan kemarahannya ketika ia di dalam kemarahan.

5. Siapakah orang yang lemah?
Orang yang lemah adalah orang yang melihat akan kemaksiatan di depan matanya tidak sedikit pun ada kebencian di dalam hatinya akan kemungkaran itu.

6. Siapakah orang yang bakhil?
Orang yang bakhil lagi kedekut adalah orang yang berat lidahnya untuk membaca selawat keatas junjungan Rasulullah s.a.w.

7. Siapakah orang yang buta?
Orang yang buta adalah orang yang tidak mahu membaca dan meneliti akan kebesaran Al Qur'an dan tidak mahu mengambil pelajaran daripadanya.

8. Siapakah orang yang tuli?
Orang yang tuli adalah orang yang di beri nasihat dan pengajaran yang baik namun tidak diendahkannya.

9. Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang tidak mengambil berat akan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s.

10. Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang di timpa musibah lalu dia kata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil erkata,"Ya Rabbi (Wahai Tuhanku) Aku redha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

11. Siapakah orang yang menangis airmata mutiara?
Orang yang menangis airmata mutiara adalah orang-orang yang sedang bersendiri lalu mengingat akan kebesaran Tuhan dan menyesal akan dosa-dosanya lalu mengalir airmatanya.

12. Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

13. Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada sentiasa menumpuk-numpukkan harta.

14. Siapakah orang yang pandai?
Orang yang pandai adalah orang yang bersiap siap untuk hari kematiannya kerana dunia ini berusia pendek sedang akhirat kekal abadi

15. Siapakah orang yang bad word?
Orang yang bad word adalah orang yang beriya-iya berusaha sekuat tenaga untuk dunianya sedangkan akhiratnya diabaikan.

16. Siapakah orang yang maju dalam hidupnya?
Orang yang maju dalam hidupnya adalah orang-orang yang senantiasa mempertingkat ilmu kebaikan.

17. Siapakah orang-orang yang mundur hidupnya?
Orang yang mundur dalam hidupnya adalah orang yang tidak memperdulikan akan halal dan haramnya akan sesuatu perkara itu.

18. Siapakah orang yang gila itu?
Orang yang gila itu adalah orang yang tidak sembahyang kerana hanya dua syarat saja yang memperbolehkan akan seorang itu meninggalkan sembahyang, pertama sekiranya ia haid dan kedua ketika ia tidak siuman akalnya.

19. Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikkan.

20. Siapakah orang yang selalu ditipu?
Orang yang selalu di tipu adalah orang muda yang menyangka bahawa kematian itu berlaku hanya pada orang tua.

21. Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

22. Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan saujana mata memandang.

23. Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

24. Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak kerana telah mengunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

25. Siapakah org yg bijak?
Orang yg bijak ialah org yg tidak membiar atau membuang email ini begitu sahaja, malah dia akan menyampaikan pula pada org lain...

Bisul lagi


Assalamualaikum w.b.t


Dulu kan saya ada kata Hani ni ada sejenis masalah berkaitan dengan darahnya kot? Selain masa kecil kulitnya sensitif, dia juga selalu kena bisul2 kecil...terutama dimuka. Penyakit yang ini sangat2 diwarisi dari ayahnya. Saya tidak pernah ada kecenderungan sakit seumpama ini. Kalau ayah..yer, memang kerap bisul2 kecil ini...yerlah hani kan anak ayah!!!


Kalau ingat baru hari tu jer hani kena bisul ni kat kening dan atas mata. Tapi ni dah kena lagi sejak weekend lepas, hari sabtu rasanya....iaitu hari ayah nak ke Kuantan tu. Petang semalam balik dari ambil dia di sekolah saya belek2 bisul tu hairan jugak dah 6 hari tak masak2 [pecah]...kesian tengok sebab betul2 tepi mata Hani. Rasa macam nak pecah2kan jer...tapi Hani nak usik pun tak berani..nak ambil gambar pun takmau...kena janji nak bagi buka CD baru di kasi ambil gambar...tu pun dalam mulutnya ada makanan.



Ni gambar nak close up dia takmo jugak...dapat jugak curik2 ambil...klau tengok live sebenarnya besar jugak bisul nih!



Lepas maghrib saya tengok2 eh...dah pecah bisul tu...hani pun tak perasan...ada darahnya bawah mata sikit tu...


Ni close upnya...rasa nak tekan2 kan ajer...tapi sudahnya saya usik2 dengan cotton buds Hani plak nangis sakan tengok ada darah2 semua...saya pun tak pasti nangis sakit ker nangis mengada....panggil2 ayah semua...callkan ayah bukannya dia cakap dia nangis terus-terusan..yang ayahnya pun sabar jer tunggu sampai dia abis nangis...lepas tu saya nampak dia mengangguk2 [agaknya ayah nasihat apa2lah tu kot] lepas tu dah diam terus cakap "bear..kakak nak bear"...agaknya ayah tanya kakak nak hadiah apa kot...ayah balik ahad ni...ntah beli ntah tidak...macam tak caya jer ayah nak belikan bear....tak pernah2 belikan???





Kesian kat anak gadis ni....esok saya nak cutikan dia sekolah...takut dia lasak memain nanti terlanggar pulak matanya ni...berdarah nanti sapa yang susah...menyusahkan cikgu pulak....sebelum pecah bisul ni ada dia cakap kawan yang buli tu tercucuk jari kat bisul tu Hani menangis sebab sakit....semalam jugak tocang 'keling' dia tinggal sebelah jer masa balik tu.... sebab kawan tulah [y buli tu] yang buka/tarik getah tocang yang sebelah lagi....


Ni tocang masa balik hari ni, pagi tadi bertocang satu ikat lepas jer...ni cikgu dia buatkan...tak bape kemas...mesti hani taknak tahan kepala lama2...biasa cikgu ida ni buat kemas jer sayang saya nak buka...[masa nak tido]...

p/s : pagi ni bangun dah susut dah tapi siap ada darah2 kering keliling mata dia...saya nak basuhkan bahagian mata tu dia tak berani....sabar jerlah...jap lagi pujuk2 dia cuci dengan cotton bud jer dulu...

sebungkus nasi lemak seringgit



Assalamualaikum w.b.t

Nasi lemak ni sebungkus seringgit tau...sebesar penumbuk hani jer...betul2 mahal tau!!!


Khamis, Ogos 21, 2008

Orang gaji

Assalamualaikum w.b.t




Saya terasa betul kehilangan orang gaji kedua saya ni, Dewi Puspita. Saya ambil dia dua tahun lepas orang gaji pertama saya, Cinto binti Sahar dihentikan perkhidmatannya dan dihantar balik ke Indonesia sebab berselisih faham dengan saya lepas tu menangis2 nak berhenti. Gilo!! Lantaklah kau..saya terus gi Imigresen beli tiket dan potong nama saya sebagai majikan dan terus hantar pulang. Puas hati saya w.pun habis ribu2 jugak urus dia datang sini sebab saya buat sendiri2.








Dewi ni pun saya buat sendiri2 takde melalui agen, dia cakap nak balik sebab mertua sakit lepas kerja dengan saya tak sampai setahun, saya benarkanlah, sebab dia dah kahwin dan suaminya juga ada di sini dan mertuanya ada kencing manis saya dah agak yang dia tak akan datang Malaysia lagi...saya lapang dada jerlah...


Tapi kerja Dewi ni tip top dan dia buat kerja dan merancang kerja lebih dari apa yang saya mau. Banding dengan Cinto... Dewi jauh sangat bagusnya. Dewi boleh buat keputusan sendiri dalam menyusun atur barang2 rumah dan masak menu yang dia mahu dan saya pun suka masakannya. Cinto pulak masak ikut suka dia juga dan menunya tak sedap. Tapi tiap2 pagi saya kena aturkan kerja dia...pening saya, rehat jer kena balik tengok apa dia buat...


Cinto pulak semedangnya suka tengok Tv [TV di ruang tamu] tapi Dewi pulak tengok masa citer dia suka jer w.pun tv tu memang saya letak kat bilik dia. Cinto saya suruh pakai tudung masa suami ada sebab dia suka keluar masuk masa pak haji ada tapi Dewi saya tak paksa langsung dia pakai tudung dalam rumah masa pak haji ada tapi dia pandai bawa diri kalau pak haji ada dia duduk di belakang ajer...


Tu lah bezanya Cinto. 36 tahun dan Dewi, 20 tahun selain Cinto ni orang minang [Bukit Tinggi] dan Dewi orang Jawa [Jawa Timur]...apapun saya tetap pilih orang Jawa utk next orang gaji...


Yer...dalam masa terdekat ni saya insyaallah akan ambil orang gaji untuk kali ketiga....orang Jawa juga. Juga tidak melalui agensi...tidak juga ambil sendiri...ntah tiba2 Allah nak hantar orang gaji ni. Terima ajerlah...memang pak haji pun dah sebut2 nak cari orang gaji...sebab dia suka rumah bersih+ kemas dan dia tau saya takkan berdaya + mahu + sanggup buat rumah bersih macam orang gaji buat! Juga dia nak 'pinjam2' orang gaji ni untuk bantu kak aza masa berpantang nanti...lagipun apalah pak haji boleh buat nanti dengan sebelah anggotanya tidak upaya.


Sebenarnyakan, saya teringin bangat nak tengok kak aza yang dah besar perut tu...teringin jugak nak ke rumah kak Aza di PD tapi saya tau saya akan sedih sangat kalau saya tengok perut besar dia dan tengok persiapan dia nak sambut baby....last pergi hari tu masa dia 4/5 bulan saya nampak baby coat dah bawa turun tgkt bawah, dan nampak 2 helai baju mengandung dia yang baru dia gantung kat bilik bawah pun saya dah sedih sangat....sikit2 menyampah pun ada [masyallah hasutan syaitan tu] bukan menyampah apa...menyampah sebab dia ambik ringan hal perancangan keluarga [suntikan hormon setiap 3 bulan] pastu macam termenyesal sebab dah termengandung...yerlah taulah semuanya kehendak Allah dah tertulis. Pak haji plk saya tengok macam pening nak dapat baby baru ni...agaknya tak tau macamana nak handle nanti dengan anak2 kecil lain, Uda, 9 thn, Syakirah, 8 tahun, Zubair, 4 tahun...entahlah! Adalah hikmahnya usia 52 tahun pak haji dapat anak baru!


Rabu, Ogos 20, 2008

~wanita~

Assalamualaikum w.b.t





Apabila rujuk hadith mengenai wanita, banyak yang bercerita tentang 100% penghidupan amalan wanita di rumah,



~seperti ibu-ibu yang menjaga anak-anak dirumah maka akan bersama-sama Rasullullah di syurga,



~wanita yang solat di satu penjuru rumah seolah-olah seperti solat di belakang Rasulullah saw,

~wanita yang terbaik adalah yang tutup aurat dengan sempurna,



~3 hari wanita tak keluar rumah doa makbul,



~wanita yang basuh baju dan jemur baju, maka matahari akan berdoa keampunan untuknya



~wanita yang duduk rumah selamat dari fitnah dajjal,



~wanita yang baik adalah yang tidak di pandang lelaki yang bukan mahram dan sebagainya.... (rujuk ustazah yang ikhlas)

Selasa, Ogos 19, 2008

Aku tidak upaya!!!

Assalamualaikum w.b.t



Sejak kahwin 2001, rumah ni rumah ke 4 saya duduk. Yang membanggakan ketiga2 rumah sebelum ni saya yang melalui seorang diri proses mengemas, membungkus dan berpindah ke tempat baru dan unpacked dan kemas semula di rumah baru. Semuanya saya!!! dari teres corner lot ke rumah banglo 5 bilik [siap dengan rumah orang gajinya] ke apartment 5 bilik di tingkat 2 semua saya gagahi kemas seorang diri perlahan2.


Tapi bila sampai di rumah sendiri ni barulah terasa yang saya tak berdaya mengemas sepertimana dahulu. Terasa sangat saya dah tak bertenaga. Kalau dulu katil queen tu saya boleh buka skru dan pindahkan serta pasang semula di bilik lain termasuk tolak [sorong tilam queen yg berat tu] tapi sekarang nak alih katil single hani pun tak daya dah...fikir punya fikir tak beralih2 juga katil tu dari bilik belakang [bilik dewi maid saya dulu]...walhal dah dua tahun dah pindah rumah ni!





Tapi weekend seminggu lalu saya gagahkan jugak sebab malas nak tengok ruang tamu rumah sepah dengan buku2 dan permaianan hani...sebetulnya bilik belakang tu tempat main dia tapi saya pun malas nak duduk bilik tu dia apa lagi...kan ker kerjanya membontot saya jer...maka biarlah dia duduk dan sepahkan bilik sendiri dan harap2nya lambat laun dia bolehler tido sorang dalam bilik dia ni..


Hajat saya besar konon nak setkan bilik dia lawa2 siap search kat internet design bilik kanak2...memang cantik2... tapi saya modal pun tak cukup lagi..tu yang tangguh punya tangguhlah...sudahnya dah dua tahun pindah rumah ni, tak buat langsung bilik dia ni...set cadar dan comforter serta langsir corak sama saya dah beli lama dah...tapi tak larat dan takde mood tu yg malas jer nak buat tu...simpan dalam lemari jer...





Tapi sudahnya tak siap jugak bilik Hani ni, tapi dia punya sukalah lepak dalam bilik dia ni walaupun tak siap...macamana nak siap saya dah sakit pinggang yang amat dah...takat alih katil, almari dan tolak side table tu dah kira cukup berat dah...sudahnya langsir pun tak bertukar...yang remeh kerja2nya nak angkut benda2 kecik dalam bilik ni...yerlah selama ni apa jer sumbat dalam bilik ni...jadik angkut baliklah semua bawak bilik belakang...






Ni projek tertangguh...biar jerlah langsir ni nanti2 ada mood sambung balik tukar yang baru...yerlah buat kerja sorang2 ni mencabar jugak!


Ni menolak almari pakaian ni masuk bilik ayah..besar jugak kerjanya...almari ni konon masa pregnant dulu beli utk letak baju baby, sudahnya sekarangkan saya suh Hani ambik baju sendiri dua drawer yang atas tu dia tak sampai, kadang2 habis sepah baju dalamnya, sekarang lemari plastik kat bawah ni jer bagi kat dia... 4 drawer bawah ni utk baju2 dia...




Bukan apa saya beli almari plastik ni sebab sejak ayah sakit ni, kalau beli barang2 berat/tegap2 susah proses nak alih2 sebab takde tenaga lelaki maka beli jerlah yang ringan2 macamni...senang alih ke hulu ke hilir...nak sepahkan baju kat dalamnya pun senang...dah sepah sorong jer tutup...sesuailah utk anak gadis tu yang suka tarik2 baju mana dia nak sesuka hati...




Dulu...bilik ni tempat iron baju jer...tu bakul pink tu saya letak sebakul kain2 jahitan saya...campur2 langsir2 dari rumah lama yang saiz sliding dan tingkapnya besar giler nak kena alter dulu baru boleh pasang kat rumah ni...semua projek tertangguh tu...ekzos fan tu menakutkan kan? Tapi bilik ni ntah kenapa kipas anginnya tak sekata....ketepi jer perginya pasang '5' pun masih panas giler kena letak ekzos fan ni ..patut kena pasang kat dinding...tapi macam tu jerlah gayanya saya kata biar gitu jer senang angkut mana2...mana ntah ayah dapat..hahaaaa kat rumah kak aza pun ada ekzos fan gini....




Ni lepas angkat dan sebelum pasang cadar...dua2 benda ni dibeli adhoc sebelum Hani lahir..masa duk rumah lama [banglo kerajaan negeri dulu] sebab mak saya nak datang dari kampung, belilah katil + tilam ni... katil khas untuk Hani belum beli legi...rugi jugak kalau beli set kanak2 tu sebab tunggu 4/5 tahun lagi dia remaja sikit beli yang size dewasa tapi style remaja...takdelah terbuang set kanak2 tu nanti...nak bagi kat adik pun tak tentu lagi,kan?


Ni jerlah yang mampu disiapkan...tang katil ni jer yang siap ...lepas tu adalah touch up sana sini....dah malas nak ambik gambar...nanti2 ler dah pasang langsir dan nak tampal deco sikit2 kat dinding tu saya snap lagi picture....





Baru kemas2 sikit pun Hani dah happy dah....terus jer main2 kat dalam bilik dia ni....saya pun letak TV kecik kat bilik dia takdelah sibuk2 nak keluar bilik dah....




Lepas tu mulalah dia suh masukkan segala mala mainan dia dalam bilik ni...dah mula nak buat sepah dah....lantakler...kalau sepah dan selerak mainler dalam selerak tu..ammie malas nak kemas dah! Banyak benda nak buat dalam kepala ni berkaitan rumah ni, dok pusing2 dalam kepala jer...sebabnya...ada benda lebih utama....apa lagi..belajarlah! Ayah takde 10 hari ni.....bolehler bebas sikit kalau tak dok picit/urut/masak/makan jer....cuma melayan kerenah anak gadis ni jerlah....tulah pasal boring2 buat entry merapu....lega sikit kepala!


P/s : Oh ya tadi saya isi minyak di stesyen minyak shell dalam perjalanan ke UKM, saya nampak blogger mee goreng mamak [che dinz] hahahaa saya pandang jer sambil fikir napalah muka dia ni familiar sangat..dia pandang saya dengan muka pelik...masa isi minyak baruler teringat....hari tu plk nampak kembara Viruspadu di Seremban...siap saya senyum2 sorang....hahaaaa kelakar jerlah dunia blog ni, kita kenal orang secara detail jugakkan, tapi orang tak kenal pun rupa kita...dan tadi lalu kat ILKAP teringat kat Azwa..tapi Azwa dah balik ganu dah,kan? Teringat juga kat Alex Lacey yang katanya duduk area Bangi....Kak Zareda jugak area Bangi,kan? Mana tau terserempak satu hari nanti..masing2 tak kenal, walhal selalu ajer masing2 baca blog memasing...

Rabu, Julai 30, 2008

like father like daughter?


Assalamualaikum w.b.t


malam 28 Julai



Pagi 30 julai


Nampak tak merah-merah atas mata hani tu, bukan jerawat tu tapi macam bisul kecil-kecil baru nak tumbuh. Sebenarnya sekarang dah ada 4 bisul2 kecil tu sekitar atas mata dan kening Hani. Asyik mengadu sakit bila saya belek2 ini jawapannya.



4 hari lepas ayah mengadu benda sama, ada bisul kecil di lutut..katanya suusah dan sakit nak bersujud. Yang pelik setiap kali ayah ada bisul kecil ni paling tidak Hani pun mesti kena tempiasnya. Tapi ayah bahagian anggota badan, hani pulak mesti di bahagian muka. Dulu ayah kena dibetis, Hani plak kena di dahi...sama jer besarnya.




Adakah bisul ni faktor genetik, apa hubungannya dengan persekitaran, adakah jangkitan ini berlaku. Kalau berlaku bagaimana. Kenapa boleh serentak kenanya? Dulu arwah abah kena ada gak cucunya seorang terkena tempiasnya... kalau abah ada bisul cucu yang satu tu pun tak terlepas terkena bisul.


P/s : hani sekarang dah menyampah nak layan ammie asyik sikit2 nak ambil gambar..."ammie ni kenapa ni..asyik nak ambil gambar jer...boring kakaklah..."
update 31/7/08 : ada dua lagi bisul kecil tepi hidung lak! cuti lagi sek hari ni....

Isnin, Julai 28, 2008

Mari membaca...

Assalamualaikum w.b.t

Balik dari pasar tani semalam, kan saya singgah beli majalah kat tepi jalan depan stadium tu jer. Majalah Impiana dan anjung seri bulan ni dah beli dah...sajer singgah nak beli paper sebab malas nak baca kat internet sebab mesti berebut dengan ayah dan Hani...tapi ambil juga majalah2 ni, Annur dan Anis tu kena ada sebab tu majalah yang dah dapat kelulusan ayah [ada unsur2 keislaman sket,kan], majalah2 lain kalau beli mau kena sound...

Balik tu, tak menyempat masing2 terus jer capai bahan bacaan masing2 dan terus mengadap dan membaca. Hani terus ambik buku Shin Chan...yerlah selama ni tak pernah berpeluang beli buku2 kartun tu, kalau beli pun harus saya belikan majalah kanak-kanak macam Kawan, sayang dll. Dapat Shin Chan ni terus dia meniarap dan membaca, khusyuk walaupun merangkak2 sebab ayat dalam komik ni tulisannya halus dan terjemahannya hampeh..kelakar kalau baca kejap2 hani datang tanya..tak faham!




Ayah plak terus ambik paper. Yang dimabilnya paper suara keadilan, pastu baru baca wasilah, akhir sekali baru baca berita harian. Wah...bagus kan anak dengan ayah ni minat membaca, tercapai hasrat kerajaan mahukan rakyatnya rajin membaca. Ammie pulak buat apa?


Ammie? Ammie pulak terus mengadap durian. Wahh best...nikmat.. sungguh sedap pagi2 dapat makan durian [Allah bagi durian ini sangat sedap dan nikmat,kan?]....beli sebiji jer... ammie sorang jer hadap...anak dengan bapak bau durian pun nak muntah!



Okay...suka saya nak masukkan clip video hani membaca, tengah2 kemas cadar bilik ayah ni dia mengacau naik atas katil...akhir2 ni memang ada jer sebuah dua buku dia bawa ke depan ke dapur kejap2 berhenti membaca..yerlah tengah mood suka membaca sebulan dua ni....kamera pulak ada kat sini, saya tekan jerlah..buat memory...sorrylah kedai kopi hani terbuka, tak rancang nak ambik videonya tu pasal rambut mengerbang dan aurat terbuka...

P/s: lagu kat singing box tu stopkan yer kalau nak dengar clip video ni, tu testing jer, nanti2 carik lagu sesuai, tapi dua lagu tu memang kegemaran dari dulu2..bestkan?

Ahad, Julai 27, 2008

Cerita hari minggu

Assalamualaikum w.b.t



Semalam sehari suntuk kami dua beranak berkurung jer sepanjang hari siang dan malam dalam rumah. Pening kepala wooo sebab tinggal berdua jer. Tapi malas dan lagi takmo membazir duit kita berkurung jerlah hani yer...lagipun malam tadi dah keluarkan?


Tapi menjelang petang hani dah merayu2 dan akhirnya memekik2 menangis nak ajak keluar jalan2. Tapi saya seperti biasa tegas dengan pendirian saya, hani takkan menang punyerlah kali ni. Saya kali ni tetap maintain nak duk umah..malam nanti baruler cadang nak keluar makan...


Lama2 dia pun berhenti menangis sebab kat TV ada cerita bawang putih bawang merah...kira penyelamat jugaklah citer tu. Buatkan susu sebotol tambah2lah dia suker hati dan-dan tu baruler berakap dengan saya.


Macam biasa ayah balik malam lepas mesyuarat, kononnya nak ajak makan roti nan kat mamak. Rupanya tengah2 ajar Hani mengaji ayah dah ketuk2 pintu. Dah sampai lak. Tau jerlah kan kalau nak ajak ayah keluar makan, harus kami bersiap dulu, dia sampai jer kami masuki keter.


Tapi semalam dia dah termasuk dalam rumah, tak merasalah nak keluar. Ayah kan susah nak jalan-keluar masuk kereta-keluar masuk rumah..so kalau dah masuk rumah nak jalan balik ke kereta tu jangan haraplah..ayah dah penat!


Saya terus goreng ikan, makanler kami dua beranak sambal dengan ikan goreng sambil tengok citer mencari Qaseh ker apa tu...pasal salin tikar yer..tak abis tengok sebab ayah dah panggil2...


Pagi ni pagi2 dah cakap kat ayah nak ke pasar tani dan saya nak makan nasik lemak kat sadium tu, hani plak dah lama teringin nak makan soto nasi kat situ..petang2 balik sekolah selalu ajak makan situ walhal situ buka pagi jer...


Malangnya sampai jer keter penuh sangat, pada saya okey jer..pada ayah tu kira kronik tu...sebab dia drive memang payahlah nak masuk parking semua, kan ker balancing mata dan anggota ayah dah 'lari' payah kalau nak parking dan nak menyelit ni dia susah nak agak..yerlah stroke sebelah badan merangkumi deria pandang dan deria 'mengagaknya' ..


Tiap2 bulan ayah ada jer stok ubat baru sebagai supplement utk dia, kalau tak makan apa2 mesti lembik jer [badan dia lah macam letih jer...] tapi kalau makan macam2 pun, ada kesan sampingan jugak, yang anggota kena stroke tu memangler lembik yang lain pulak terkesan dok nak mengeras jer...bahaya jugak tu...dah terlampau banyak suplement! Ni ubat baru beli weekend ni...

Ni ubat dari K Link beli sabtu malam ~ Klorofil...pantang ada yg offer pak haji kena cara jer mesti dia beli...baiknya tak tentu lagi...beli dua lak tu yerlah dua bini~!!!

Yang ni coffe Goji, yang ni masa pagi sabtu tu balik daeri Kuala Pilah saya ajak singgah kilang perabot konon nak tempah rak buku, lain pulak jadiknya, tukang kayu tu rupanya ajen jual Goji ni...Taufiq Tay ni convert..baik orangnya..mana tau lepas2 ni kotlah dapat diskaun kalau tempah rak buku dan kitchen kabinet?

Yang ni teh goji pulak....kopi dengan teh ni saya bahagi sorang separuh, pak haji bawak balik PD satu kotak separuh teh separuh kopi...kan dua rumah?
Selesai makan, tak putus asa saya ajak sekali lagi ayah ke pasar tani stadium tu, mujur juga ayah nak tapi dia tunggu dalam keter jerlah. Saya cadang nak masak tenggiri masak kari, tapi takde ikan tu, beli bawal hitam jer dua ekor. Sempat gak beli sebijik durian...RM6.00 sedap giler saya jer akan sorang, anak dengan bapaknya memang tak makan durian ni...dari dulu lagi...lain2 takde beli apa, singgah beli majalah dgn paper jer.


Saya bawak kamera tapi sungguhlah tebal rasa malu saya nak ambil2 gambar ni...tak taulah camana blogger lain sungguhlah berani dan tebal muka ambik gambar yer...so gambar ada lah sikit2 tapi datang malas nak upload plak. satu kerja nak copy dari memeory card ke pc ...kalau hani takde ni bolehler kot..kalau dia ada panas punggung dia kalau saya mengadap pc..ayah pun asyik jeling jer kalau lama 2 dok depan pc ni...

Sekarang baru saya tau betapa gigihnya blogger yang rajin2 update blog + masukkan gambar...sungguh penatlah nak tunggu gambar2 ni...nak susun2 cerita plak...

Jumaat, Julai 18, 2008

Sibuk dan menyibuk

Assalamualaikum w.b.t

Ingat dah tak kerja ni bolehler mengadap PC jer...rupanya sibuk jugak. Kalau tak menyibuk dengan pak haji menyibuk dengan anak gadis tu. pak haji balik ni, cara dia cakap macam tempias2 kat saya konon dia nak kata saya ni tak layan anaklah...

Kira2 macam Hani suhaila tu kurang kasih sayang, saya tak layan dia sangat. Yang Hani pulak wah bukan main menggesel2, bermanja dengan ayah. Sikit2 nak merajuk dengan mmie.

Sebelum ni, ayah balik rumah mak tiri ker, balik sini ker langsung dia tak ambik pot.Tapi kali ni, ayah nak balik PD siap tanya, "ayah balik rumah ummie berapa hari ayah?"

Bukan sya suh tanya tu...dia yang pandai2 tanya sendiri, cepat2 ayahnya jawab sambil tunjuk jari 2 batang, "dua hari jer ayah kat sana yer sayang.."

Haruslah lepas ni, lantik Hani jadik setiausaha saya, tugasnya menyiasat berapa hari giliran kat sana, berapa hari lak giliran sini.

Hah, cakap hal giliran saya pun tanyalah giliran lepas ni macamana, kan ker saya kelas 3 hari jer, takkan 4 hari dok sesaja jer. kalau ada laki bestlah sikit, walaupun dok umah jer, ada gak orang nak berborak, nak bergurau senda, nak menyakat,kan? Kalau tak doklah saya depan PC, kejap depan mesin jahit, pastu depan mesib basuh, bila boring dok depan TV..yerlah nak tunggu ambik Hani jam 6 petang...lama tuh..selama ni kat pejabat dok sibuk terkejar2 kerja, ni hah..dok melangut kebosanan.

Pak haji cakap, macam biasalah, kita tengok nanti...biasalah tu standard cakap dia. Mana nak bagi komitmenkan, nanti saya tuntut bagai nak rak pulak. So kita tengok jerlah sama2 nanti.

Paling best dia tau sepanjang tahun depan saya tak kerja lagi [2010 baru kerja balik] dia suh Hani sekolah kat PD semula, habis saya camana?

Saya dia suh duk sana jugaklah..ha pi mai pi mai tang tu jugak! Tu takleh nak jawab, sebab kena tunggu tahun depan jugaklah..

Pak haji balik ni, 3 malam kat sini, semalam baru dia balik sana, pagi2 dah balik sebab semalam saya ada perbicaraan. Terpaksalah keluar pagi2 sarapan kat kedai, lepas sarapan, saya ke court dia hantar Hani ke sekolah.

Tu jerlah citernya...

Rabu, Jun 25, 2008

Menanti 18 Julai untuk hani

Assalamualaikum w.b.t


Meniti hari2 berdua sahaja dengan hani memang membosankan. Bukan bosan pada hani tapi bosan dengan hari2 rutin yang sama. Hari2 bebel benda yang sama kat Hani. hari2 melayan dia sorang, sampai jemu.Takdelah jemu kat hani tapi jemu dengan situasi, takde perkembangan ....statik sangat..balik2 kami berdua berbual, balik2 dia marah saya saya marah dia, takde orang ketiga nak kami lepaskan apa2 cerita, samajerlah...rasa macam dah tak tau dah nek gi makan mana, nak cakap pun bedan yg sama hari2 cikgu ajar apa, makan apa kat sekolan, homework apa hari ni, dll...

Saya ke dapur , dia ke dapur. Saya masuk bilik air dia pun masuk bilik tunggu saya keluar. Saya baring2 atas sofa dia naik atas perut. Saya duduk kat atas tikar kat bawah dia mula letak kepala atas peha sambil baring. Saya menjahit dia menyandar pada badan saya. Apa sahaja yang saya buat dia tak melekat kat saya...hampir semuanya!

Kalau dia ikut membontot saya jalan dalam rumah pun dia mula tarik baju [yang paling saya geram dan pantang]tak pun pegang tangan. Kalau saya start baring jer atas katil sah2 dia akan menyondol bawah ketiak.

Kalau marah sikit atau tinggi suara sikit tanya, "kenapa yang ikut jer ammie ni, buatlah kerja sendiri!" mulalah cebik pastu tarik lagu nak menangis lepas tu nangis terus teriak2 ayah sayu2. Nyampah!!!

Kalau ayah ada walaupun berselang hari ada juga benda saya boleh buat tanpa ada benda melekat pada saya. Dia boleh lepak2 dengan ayah. Kalau ayah duk atas kerusi urut dia duduk atas perut ayah, kalau ammie duduk atas kerusi urut [sesekali] pantang ammie kalau Hani menempel. Kalau ayah mengadap PC mengendeng2 lama2 ayah bukakan girls2games, tu tang dia suka kat ayah tu...

Mungkin orang anak lebih dari satu tak rasa. Kalau ada anak satu macam Kak Zareda atau Luna pun mungkin takkan dapat rasa apa saya rasa.

Irfa yang suami kerja ikut shift tu pun ada anak dua, dan suami walaupun shift tapi tetap ada jugak,kan?

Kroniknya si hani akhir2 ni sampai saya ke bilik air tu dia boleh melalak atas katil kalau saya terlama sikit. Alasan dia "sebab takut, nak ammie'. Heyyy awak tu bukan baby...dah 5 tahun dah!!! Itulah ayat yang saya selalu cakap kat dia.

Takut apa? takut hantu katanya. Tu yang saya bengang tu..saya tanya dia mana hantunya? Benda hantu ni saya perasan timbul lepas dia duduk lama kat Port dickson rumah kak aza. Dulu [3 tahun] dia dah berani duduk tido sorang dalam bilik dia takde masalah. Dah besar ni pulak baru timbul isu takut. Taulah budak2 yang besar sikit ni[adik beradik] kat sana, suka takut2kan yang kecik2 ni [hani dan zubair] pasal hantu natijahnya dah jadik penakut si Hani pulak.

Kalau ikutkan si hani membesar dia takde takut satu benda pun sebab saya tak pernah ajar atau perkenalkan istilah2 tu. Dulu2 cakaplah apapun, takde satu pun benda buat yang kita boleh konon-kononkan untuk buat dia takut...masa kecik hanya 'air panas' jer yang dia takut sebab dah pernah kena kat tangan.

ayah hanya akan balik 18 julai, lama jugak lagi tu. Bila fikir sekali, rasa geram jugak kat ayah ni, penat tau melayan anak sorang2...dia kalau call tanya kat anak, semua hani kata okay bila ayah pesan buat baik, jangan lawan cakap ammie...tapi realitinya, sabarjer saya ni, ayah boleh pesan jer nak melayannya saya jugak! Lepas tu kalau cakap dengan saya lepas hani akap, dia mulalah gelak2 cakap kat saya, "hah...anak cakap okay jer, takde masalah....apasal asyik perang jer dengan dia".

Saya kan rajin mengadu kat ayah, ni hah hani ni...taknak buat kerja sekolah, susah nak bangun pagi, malam2 nak tengok CD jer, suh tido nanti2 jer jawabnya, kakak nak tengok CD. Takker kesudahnnya saya kena ala2 mengamuk, dah nangis2 baru nak tido tu pun nak peluk ammie rapat baru boleh tido...bukan reti bawak diri tido sendiri...saya plak lemas ada orang menempel niii....

Esok mak saya datang dari kampung dan saya akan pujuk dia duduk dengan saya, untuk semester pertama ni pun jadilah. Utk tahun depan saya aturkan semula Hani nak sekolah di mana. Harap2 makwe ada takdelah dia melekat jer dengan saya....
Kesimpulan baliklah cepat ayah, bosan pulak kali ni ayah takde, biasa takde pulak, agaknya sebab penat kerja dan takde sapa nak share masalah2 ...nak call ayah malas pulak, acapkali mesti ayah call, nak tunggu saya call takdenya...dulu2 yerlah, sekarang saya fikir kalau call pun cakap rindu ker apa ker bukan dia balikpun, keadaan tetap sama....sabarjerlah...

Isnin, Jun 09, 2008

Cerita kami berdua part 2

Assalamualaikum w.b.t

Ahad dekat2 maghrib tu, ada orang beri salam. Bila jengah kat tingkap dari bilik master tengok ada budak lelaki berkopiah. Dia bagi kunci kereta ayah. Dari jauh nampaklah ayah dia berkopiah dok kat luar pagar jer...tanya budak tu nama ayah apa? Roslan katanya, oh..dekat jer rumah dia dengan rumah saya...orang rumahnya saya kenallah....

Nampak gak kereta ayah dah diparking dalam porch rumah saya. Terkejut jugak, ingatkan ayah yang balik. Saya ambik kunci kereta tu lepas tu try call ayah, asyik masuk mesej jer.

Sampailah ke malamnya nak tido call lagi, tak berjawab jugak. Manalah agaknya ayah keluar 40 hari...dok bebel dengan Hani. Hani plak kata dia rindu dengan ayah. Walhal Jumaat malamnya tido bukan main peluk ayah lagi, tak layan ammie pun sebab 'gaduh' dengan ammie.

Malam tu gi ke Fun Fair naiklah keter ayah sebab tengok2 ada separuh lagi minyak kereta ayah. Dapatlah save minyak kereta saya. Kereta ayah memang makan banyak minyak, auto 2000 cc, kereta saya Kembara tu pun boleh tahan jugak, auto walaupun 1.3cc jer. Baru ni ayah kata kos minyak dia berulang seremban-pd meningkat dekat 200 sebulan. Katanya kalau takde duit dia tak balik seremban, saya pulak kena ke PD..eh mana boleh?

Hari ni gi office pun masih pakai kereta ayah...hahahaa kasik licin minyak kereta dia pastu baru naik kereta saya pulak....kira panas enjin jerlah.

pagi2 tadi, ayah call dah bagitau dia keluar 40 hari ke besut...mak aii jauhnya. Kalau dekat2 sini bolehlah jugak cilok or pujuk2 dia balik semalam dua [nak hidup beb]...bila kata alamak bang camana nak suh balik ni...dia kata datangler naik bas...hahaaaaa....sabar jerlah lagi 38 hari....

Geram gak dalam hati...bilalah berjaya projek buat anak...[doa2 jugak dengan allah tapi kalau suami takdak apa cerita kan] tapi fikir positif jerlah...harap sepanjang master program ni selain dapat master dapatlah permata hati.

oh ya...kat pejabat dah ada yang sedih2 dah dengar saya nak blah. pengarah gurau2 cakap suh saya tangguhkan...tentu terasa kehilangan 'orang kuat' ni....takper, adalah orang lain memangku dan ambik alih tugas saya....

Tak sabar weiii nak blah...tapi harap2nya bilik saya tu takyahlah keluar, malas nak mengemas buku2 tu..lagipun kalau datang ke office takde bilik tak bestlah kan, ada bilik bolehler lepak2...harap2 saya tak ditukarkan buat masa ni, 2010 nanti tukarkan kemana jer gerenti saya setuju...dengan pak hj, madu saya dan anak2 tiri semua saya akan angkut bawak pindah [pak hj setuju dah] ...

tu jerlah... bebel memang sedap...kerja plak tak jadik...nak masak simple tuk kami berdua...walhal pasar malam depan umah jer ni...jimat..jimat...hujung bulan jauh lagi..pak hj takde plak bulan ni...

Khamis, April 03, 2008

25 Rabiul Awal

Semalam genap 3 minggu suami saya tak balik dan tak hubungi dan lain2 istilah seangkatannya. Setelah berfikir banyak kali dan setelah dapat suntikan 'motivasi' dan juga macam2 nasihat dari 2 kawan rapat....maka selasa malamnya saya sms ayah hani, katakan 'hani nak cakap', tu jer yg saya terdaya fikirkan macamana nak mulakan balik hubungan terputus ni...

Kemudian saya call dan Hani yg bercakap dengan ayah...banyak benda dia cakap..antaranya ~"ayah...cikgu kakak cakap kalau gaduh kena mintak maaf balik"

~napa ayah tak balik sini?
~ayah tak sayangkan ammie lagi ker?
~kakak dah pandai mengaji Qiraati tau...

dan banyak lagi....yg dibebelkan oleh budak ni...yerlah baru 2 minggu sekolah sini banyaklah cerita baru...

Saya takde kekuatan dan tak berahi nak bercakap dengan ayah si Hani ni... dan dalam hati belum ada rasa nak dan belum ada gesa untuk memujuk macam dulu-dulu yang saya buat...

Entah kali ini, tak tau apa bezanya...dulu lembut benar hati saya untuk memujuk dan mengaku salah. Kali ni ego saya bukan main tinggi lagi... dan saya rasa macam betuo2 saya dipihak teraniaya kali ni.

bagaimanapun jam 11 malamnya saya sms tanya "betulke taknak balik sini lagi" (sebab ini yg hani bagitau saya lepas dia cakap dengan ayah dia). Lama juga saya baru terima balasan dengan jawapan "tak minat nak layan orang yang tak pernah bersyukur dengan nikmat yang Allah beri"...(ada lagi sebaris ayat yg saya tak tergamak nak tulis dan bagitau kat sini)

Tergamam mula2 baca dan terus bergenang air mata buat pertama kali lepas 3 minggu ni. memang saya dah agak ini respond yg saya akan terima. Kata2 pedas dan tajam...itu normal. Tak pernah dan jangan mimpi yang dia akan minta maaf dan mengaku salah. nak membayangkan yang dia bagi reaksi neutral (tak menyalahkan dan tak mengungkit salah saya) pun tak usah haraplah.

yang saya benci setiap kali gaduh, patutnya hanya isu yg digaduhkan ajer dibangkitkan tapi dia setiap kali gaduh isu dari awal kahwin dibangkitkan. Saya malas nak layan sebab kalau dua2 pihak bangkitkan isu yg dikumpul dari 2 Jun 2001 sampai 2008 ni...setahun gaduh pun tak habis!

Nikmat apa yg saya tak syukur?

isunya dia bersyukur tak dapat saya ni?

saya tak pernah tergedi2 nak kawin dulu....(ikhlas sebenarnya...malah sentiasa terfikir takmo kawin langsung) tapi 'sebab dia' yg nak sangat kawin dan yakinkan saya kawin jalan keluar terbaik saya terpaksa dan memaksa diri....disamping ada sebab2 lain yg Allah jer mengatahui...

Maka saya kahwin juga....dan tempoh ni (kahwin) adalah tempoh paling sukar dalam hidup saya, terutama kehidupan suami dan kehidupan kerja saya adalah dua benda yang kontra! Saya tempuh dan cuba temukan dua garisan selari ni.

cabaran, kritikan, kutukan, syarahan dan tohmahan pelbagai yang diberi suami pada saya. Kadang2 saya balas (tu yg jadi gaduh), kadang2 saya telan. penghujungnya saya tak nak cerita dan buat tak tau pasal kerja depan dia...tapi bila dia takde, saya buat kerja macamana yg sepatutnya.

Bila dia sakit, saya masih di sisi. Walau apapun dalam hati dia kata dan fikir, saya tetap pertahan rumahtangga. Kadang2 dia kata saya tak hormat dia, sebab saya ada pangkat (dunia jer) dah banyak gaji (kalau banding dgn pencen dia agaknya), dia tempelak saya katanya kat pejabat marah orang kat rumah pun nak marah suami... macam2lah...

Dia suruh saya berhenti (memang saya nakpun) tapi kalau cakap kosong dan kalau ikut cara dia sekarang...mampu ker? (dalam hati saya tetap yakin Allah yg beri rezeki bukan kerja yg menghidupkan saya) tapi at least ada sesuatu menunggu jika saya berhenti.

~Dengan hidup saya dan Hani yang dari lahir bergantung pencarian hidup dengan gaji saya semata-mata, tak bersyukur lagi ker saya?

~Dengan makan pakai saya dan Hani dan dia juga saya yang tanggung, dan saya tak pernah minta duit nafkah (nafkah batin jer saya harapkan) tak bersyukurker saya?

~dengan bayar rumah, sakit pening, kereta rosak, bil segala-galanya dipundak saya, dan tak pernah minta duit dan titik peluh dia membantu, tak bersyukur ker saya?

~sejak dua tahun ni dia hanya datang untuk tengok anak dan saya rabu tu pun dan 11 malam, sabtu pun lepas 10 malam dan ahad jer yg penuh....saya sabar dan okay jer...tu pun saya dikata
tak bersyukur juga...

~En wan, anda jer sorang lelaki baca blog ni...bleh bagitau apa tanggung jawab suami?

~Yg diberi pada saya.....kasih sayang dan perhatian dan batang tubuh....cukuplah...adakah itu saya tidak bersyukur?

Mungkin ada yang kata saya ni memandang sangat material...atau berlagak...atau kurang ajar...apapun saya memang dalam keadaan berdosa kerana sekarang ni suami dalam keadaan marah dengan saya. bahkan ikan dna maikat semua tak mendoakna saya sebab saya dimurkai suami....

Saya dalam keadaan berdosa ni...saya cukup sedar...itu sebab saya kalau boleh nak berbaik...tapi kalau berbaik untuk bergaduh lagi dan lagi...rasanya saya letih bergaduh..dan saya takde perasaan dan takde feel nak bergaduh lagi. Agaknya saya dah tua, maka saya dah malas nak fikir benda2 yg boleh buat saya sakit otak.

Saya dan hani sekarang sedang perdalamkan perbincngan pasal isu berpisah ni. Ikut hani dia okay jer...tapi tak tauler...kalau pisah pun dia tetap saya akan beri jumpa ayah...isu berpisah ni jadi gurauan dan ugutan dia pada saya kalau saya marah dia...."ayah..ayah...ambik kakak ammie marah kakak"..dia jerit2 ketawa panggil ayah kalau saya marah...sajer ker dia nak tengok reaksi saya...saya kata, "jomlah..cepat sia..sekarang jugak ammie hantar PD jumpa ayah..." Taknak pulak dia...pandai cakap..kakak gurau jer...

Malam lepas saya terima sms ayah tu saya menangis air mata meleleh jer (bukan tersedu-sedan macam dulu) hani tanya, saya kata, "ammie rasa, ayah betul2 nak berpisah dengan ammie...dah tak sayang ammie lagi". hani jawab, kakak pun tak sayang ayahlah sebab ayah tak sayang ammie.. saya nasihatkan dia, saya kata tak boleh kakak tetap anak ayah taak boleh berpisah dengaan ayah..darah yang mengalir dlam badan kakak ni tetap darah dari ayah, dahlah rupa kakak macam rupa ayah...nama kakak pun kan binti 'sidek' sampai bila2 pun nama sidek tu tetap ada....kaka kena juga jumpa ayah tak boleh berpisah...Hani jawab balik dengan seriusnya "kalau macam tu kakak nak tikar binti, kakak taknak binti sidek kakak nak binti 'salwa', hani suhaila bintyi salwa, boleh tak ammie?...

tu jerlah citer...sekarang ni malam2 betul2 bz sebab hani ada jer kerja sekolah dan sebab dia dah tertinggal hanpir 3 bulan, saya kena kejar silibus sebab ada budak kelas dia dah boleh membaca. So malam2 saya ajar dia baca "cahayaku" dengan "qiraati". Ada 3 buku prestasi yg hari2 cikgu tulis perkembangan dia. 1. Qiraati 2. Cahayaku 3. Hafalan doa. Ada 3 skala, L=Lancar, S=sedang lancar B=Belum lancar.

kalau saya tengok dalam buku tu, susah hati saya, saya nak cepat2 tukar pada L. Maka sayalah malam2 call cikgu dia tanya macamana nak ajar, cikgu dia sporting ajar saya kaedah mengajar dalam hp jer...lantaklah dia fikir saya ni excited sangat...dah anak saya sorang jer, takde benda nak buat malam2, mengadap hani jerlah. jadi saya pulak kena belajar dulu...

Qiraati takde masalah langsung semua L dah sampai muklasurat 10, semua dia lancar...pelik gak saya, saya ajar sekali dua, cepat dia ingat. tapi program pembacaan cahayaku masayaallah mencabar sungguh kesabran saya...vokal dia dah padai dah 'a e i o u'...sekarang ni nak sebut+campurkan (sambung) dengan konsonan..dah dua malam dah topic ni. malam tadi baru pandai sambungkan konsonan m,l dan n...

jadi hani dah pandai baca perkataan 'mama. mami. ami,. umi, lala. lulu, ani, nana dan seangkatan..." sukernya dia (maknya tentuler suka, dah sakit2 tekak menjerit dah),tapi sebelum pandai tu..berapa set air mata dia meleleh siap dengan banyak kali kembang kempis hidup nak tarik lagu nak start nangis....kesian gak dia tapi kalau saya tak garang sah2 dia tak dapat...

malam ni nak bagi lagi 3 konsonan....target saya 3 bulan dia mesti dah pandai baca perkataan dua dan tiga suku kata....alfatihah, doa ibu bapa, doa masnun(harian) pun dah pandai baca.

saya pelik betul, Qiraati pandai pulak dan mudah benar dia ingat tapi cahayaku susahnya. Agaknya sebab sepanjang mengandung 9 bulan hampir sepanjang masa saya dedahkan dengan suara mengaji dan lahir plak, saya dah bukak CD kumpulan wardah yg mengaji tu...

Happy betul saya dengan perkembangan hani, pagi tadi tak mo bawak botol ke sekolah, sebelum ni dia bawak sebab dia kata ada budak bawak dan cikgu tak marah..so saya bagilah...pagi tadi dia cakap dia malu nak hisap botol sebab best friend dia 'Bena' tak hisap botol, bena ketawakan dia....okaylah tu...

Dia pesan petang ni ambik cepat sebab sebelum ni dia pesan ambik dia lambat sebab dia nak main2 dengan kawan2. jadi saya selalu ambik dia jam 6 ptg, so hari ni 5.30 nak gi ambik dia kot...layankan jerlah pesan dia tu...tak taulah nape pulak nak balik cepat...balik rumah macam2 dia mengadu dan cerita...kawan2 makan comot lah, kawan2 buat bising tak dengar cakap cikgulah, cikgu suruh zip mulut jangan cakaplah, cikgu bagi makanan sikit sangatlah, spender budak pompuan semua lawa2, cikgu dia panggil dia anak solehah lah..saya tanya kenapa cikgu panggil macam tu..."sebab kakak jer sorang pakai tudung tak buka2, cikgu kata kakak baik dia nak panggil anak solehah..."uiii bangganya saya...bangga....siap cakap lagi, semua cikgu cakap kakak comellah, lawalah.... hari2 cikgu buatkan tocang dia....nak ambik siap dia dah pakai tudung....comelnya anak ammie ni...

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP